Oral Medicine – Infeksi Virus

Posted: Juni 11, 2010 in Mari Belajar!, Penyakit Mulut
Gingivostomatitis herpetik primer Herpes simplex kambuhan/ herpes labialis Herpes zoster
Etiologi HSV (Herpes Simplex Virus) tipe 1 Reaktivasi virus herpes simplez yang laten di ganglia saraf trigeminal Virus Varicella zoster

(infeksi kambuhan dari varicella)

pencetus Kelelahan, stress, perubahan cuaca, panas matahari, penyakit infeksi, pemakaian immunosupresan dalam jangka waktu lama, kelainan darah, keganasan -panas matahari

-stress

-trauma

-immunosuppresi

Klinis Penyakit menular yang biasanya bisa sembuh sendirinya dalam 12-20 hari tanpa jaringan parut.

Gejala prodromal: malaise, lelah otot, sakit tenggorokan, sakit kepala dan lymphadenopati.

Vesikel kecil-kecil mengenai hampir seluruh permukaan mukosa mulut, mudah pecah, gabungan dari vesikel-vesikel yang pecah bisa menimbulkan ulser besar yang bentuknya tak beraturan pada mukosa pipi, bibir, gusi, palatum, dan lidah,di daerah sekitar ulser berwarna merah terang dan sakit. Lidah coated tongue

Ada gejala prodromal flu-like symptoms dan lymphadenopati

Lesi vesikula kecil single atau multiple (diameter 2-4 mm) pada bibir atau sudut mulut kemudian dalam waktu 36-48 jam pecah jadi ulser yang nyeri, merah dan dapat ditutupi krusta. Lesi bersifat kambuhan

Gejala prodromal: gatal, kesemutan, rasa terbakar, nyeri dan parastesi

Lesi terbatas pada wajah mulut. Lesi ditandai dengan lepuh-lepuh vesikuler yang sangat sakit pada kulit dan mukosa terutama pada lidah, palatum dan gigi geligi yang menyebar unilateral di sepanjang jalannya saraf dan berhenti tiba-tiba di garis tengah. Saraf yang paling sering terkena adalah C3, T5, L1, L2 dan cabang pertama nervus trigeminal. Vesikel pecah menjadi krusta dalam waktu 1 minggu dan penyembuhan terjadi 2-3 minggu

pemeriksaan -biopsi (Tzank cell)

-serologi (ambil serum dari vesikel baru)

-sitologi (hapusan lesi) dengan elektron mikroskop (sel raksasa berinti banyakdan menyebarnya inclusion bodies dalam sitoplasma dan intranuklear)

-immunofluorescen (reaksi imun baru terjaid setelah hari ke 14)

Diagnosa akhir baru bisa ditentukan stlh 1 bulan karena baru bisa menghidupkan virus setelah 30 hari.

-riwayat penyakit dan pemeriksaan klinis

-pemeriksaan titer antibodi (meningkat pada 48 jam pertama)

-pemeriksaan klinis (lesi unilateral segmental)

-sitologi (sel raksasa berinti banyak dan inklusi intranuklear)

-kultur virus

-biopsi

perawatan -istirahat

-konsumsi cairan yang banyak

-Analgesik-antipiretik sistemik

-TKTP

-analgesik topikal

-acyclovir

-TKTP

-acyclovir topikal

-acyclovir

-tetracycline mouthwash

DD ANUG,EM,herpes zoster
Penulisan resep -Paracetamol 500 mg

S 3dd1

–Zovirax cap 200mg

S 4dd1 (5-10 hari) (acyclovir)

– Tantum verde No 1 fl

S coll or (Benzidamin = analgesik topikal) 15 ml dikumur 1 menit

-Zovirax 5 % tube 15 gr

S u c  (Salep Acyclovir dioleskan 6x sehari)

-Zovirax cap 200mg

S 4dd1 (5-10 hari) (acyclovir)

-tetracycline mouthwash

(I kapsul/250 mg dlm 50 ml air)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s