Oral Medicine – Lesi Vesikobulosa

Posted: Juni 11, 2010 in Mari Belajar!, Penyakit Mulut
ERYTHEMA MULTIFORME PEMPHIGUS VULGARIS MUCOUS MEMBRANE PEMPHIGOID
Etiologi Reaksi hipersensitivitas Reaksi autoimun (IgG melawan substansi interseluler/desmosom yang bekerja dengan komplemen dan menyebabkan hilangnya adhesi sel ke sel/akantolisis) Reaksi autoimun (antibodi melawan membrana basalis shg menyebabkan pemisahan epitel dari jaringan ikat dibawahnyadan pembentukan bula subepitelial
Pencetus -Alergi obat (analgesik-antipiretik, antibiotik, antikonvulsan, gol barbiturat dan sulfonamid)

-mikroorganisme

-radioterapi

-peny. Sistemik

-neoplasia

-kehamilan

Ciri khas Adanya lesi2 pada bibir dan lesi target pada kulit

Akut dan sakit

Didahului oleh demam rendah, malaise dan sakit kepala

bula intraepithelial multiple yang mudah pecah dan menghasilkan ulser yang dangkal

Nikolsky sign +

Lesi timbul di mulut dulu baru di kulit

Disebut juga Cicatrical pemphigoid karena bila bula pecah jadi ulser dalam yang penyembuhannya menimbulkan jaringan sikatrik

Terbatas pada membran mukosa terutama okuler dan oral

Lesi kulit mendahului lesi di mulut

Bibir jarang terkena

Klinis Ada beberapa bentuk lesi antara lain: bula intraepithelial, erosi, ulser dangkal dan krusta

Erosi yang luas pada mukosa mulut juga melibatkan bibir. Erosi ini ditimbulkan oleh adanya disintegrasi bula supepidemal. Erosi pada bibir sering disertai adanya krusta kehitaman dan berdarah.

Lesi berumur pendek dan berakhir kira-kira 2 minggu.

Pada kulit, akan ditemui makula dan papula dengan diameter 0,5-2 cm dengan bula sentral yang dikelilingi edema dan pingiran kemerahan (lesi target)

Bula intraepithelial multiple yang meluas dan mudah pecah pada kulit dan mukosa. Bula yang pecah pada kulit akan menimbulkan krusta dan erosi sedangkan pada mukosa akan menimbulkan ulser dangkal yang ireguler dan lama sembuh.

Palatum dan gingiva bisa terkena

Bula subepitelial berdinding tebal yang seringkali ditemukan pada gingiva dan palatum lunak. Daerah ulserasi ditemui pada bagian bukal, palatal, lingual dan mukosa bibir. Deskuamatif gingiva bisa terjadi localized maupun generalized

Tidak ada keluhan sakit hanya rasa tak nyaman saat terbentuk bula dan saat bula pecah

Ulkus besar karena penggabungan beberapa lesi yang berdekatan

Bila melibatkan mata akan mengakibatkan konjunctivitis, kornea kabur bahkan kebutaan

HPA Sulit diamati karena akut Destruksi stratum spinosum, sel-sel epithel bulat, akantolisis, nukleus besar dan berwarna jelas, nukleolus mencolok Pemisahan epitel dari membrana basalis
Pemeriksaan -Pemeriksaan klinis

-Nikolsky sign (-)

-biopsi

-immunofluorescent

-pemeriksaan klinis

-sitologi (sel akantolitik dengan nukleus yang besar dan hiperkhromatik)

-biopsi (tampak adanya akantolisis)

-immunofluorescen (IgG menyerang desmoglein 1 dan 3)

-pemeriksaan klinis

-biopsi (IgG,IgA atau C3 tersebar sepanjang membrana basalis)

-immunofluorescen (peningkatan sirkulasi antibodi IgG dan IgA)

Perawatan -hentikan obat

-kortikosteroid dan antihistamin topikal/ sistemik

-obat kumur anastesi topikal dan diet lunak

-konsul ke bagian saraf

-immunosuppresan

-steroid topikal

-anastesi topikal

-konsul ke bagian kulit

-kortikosteroid topikal

-steroid sistemik

-immunosuppresan

DD

Gingivostomatitis herpetik primer Erythema multiforme, RAS, MMP Lichen planus, Pemphigus, ANUG
keterangan Bula mudah pecah karena bula nya termasuk bula intra epithelial yang berdinding tipis sehingga mudah pecah

Lesi mudah berdarah karena terjadi vaskulitis karena adanya reaksi antibodi-antigen dalam pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan lisis.

Kematian bisa terjadi karena adanya infeksi sekunder dan ketidakseimbngan elektrolit

Jgn berikan analgesik-antipiretik dalam bentuk sistemik!!!!!!!!!!

Bula kadang terlihat kadang tidak karena mudah pecah
Resep -Kenalog 0,1% in orabase 5 gr tube

S u c (Triamcinolon = kortikosteroid topikal)

-Benadryl 25 mg tab N0 XXXX

S 4dd1 (Diphenyhidramine HCl = antihistamin sistemik)

-Tantum verde No 1 fl

S coll or (Benzidamin = analgesik topikal) 15 ml dikumur 1 menit

-Prednison 30-50 gr/hari ??

-Azathioprine (Imuran) atau

Prednisone 10 mg tab

S 3dd1 (immunosuppresan)

-Kenalog 0,1% in orabase 5 gr tube

S u c (Triamcinolon= kortikosteroid topikal)

–Tantum verde No 1 fl

S coll or (Benzidamin = analgesik topikal)

-prednison 20-25 gr (immunosupresan)

-elixir dexamethasone decadron No fl 1

S u c (1 sendok teh dikumur selama 2 menit) (obat kumur steroid)

-prednisolone tab

Rujukan Spesialis saraf (perawatan) Spesialis kulit Spesialis mata bila ada lesi mata
Komentar
  1. berlian mengatakan:

    mkasi kak gilang….
    catatannya sangat membantu🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s