Iritasi Fibroma / Traumatik Fibroma /Fokal Fibrous Hiperplasia / Fibrous Nodul

Posted: Agustus 3, 2010 in Penyakit Mulut
  • Merupakan tumor yang paling umum di rongga mulut, bukan true neoplasm tapi merupakan hiperplasi reaktif jaringan ikat fibrous sebagai respon terhadap iritasi lokal / trauma.
  • Dapat terjadi dimanapun di dalam rongga mulut, umumnya terjadi di mukosa bukal dalam garis gigit. Merupakan konsekuensi dari trauma gigitan pada pipi.
  • Dapat juga terjadi pada pada mukosa labial, lidah, dan gusi.
  • Banyak fibroma gingiva menunjukkan kematangan jaringan ikat pyogenik granuloma yang akan terbentuk.
  • Lesi berupa nodul dengan permukaan halus berwarna pink, serupa dengan mukosa sekitarnya. Pada pasien dengan kulit hitam, biasanya berwarna coklat keabuan karena pigmentasi. Pada beberapa kasus, permukaanya bias berwarna putih karena iritasi berulang.
  • Kebanyakan fibroma berbentuk sesil, meskipun beberapa berupa dungkul, mulai dari lesi yang kecil dengan diameter hanya beberapa millimeter hingga berukuran besar, umumnya +/- 1,5 cm.
  • Non simtomatis, kecuali terjadi ulserasi sekunder karena trauma.
  • Umumnya terjadi di dekade usia ke 4-6.
  • HPA : massa nodul jaringan ikat fibrous ditutupi dengan epitel berlapis skuamosa, dense dan kolagen, lesi tidak berkapsul.
  • Perawatan : Eksisi, rekurensi jarang  > disarankan untuk selalu mengirim ke lab untuk melihat kecenderungan adanya keganasan atau tidak, karena awal keganasan dapat berupa fibroma.
Komentar
  1. kyu_bear mengatakan:

    dokk, iritasi fibroma yang terdapat di gusi itu bukannya epulis ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s